KEBUDAYAAN, NORMA, DAN LEMBAGA SOSIAl
1. KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu Budhayah yang merupakan bentuk jamak dari budi atau akal. Jadi kebudayaan diartikan ebagai hasil budi atau akal manusia untuk mencapai kesempurnaan hidup
Unsur- unsur kebudayaan:
A. Melville j. Herskovit: alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga, kekuasaan polotik.
B. Bronislow Malinowski: sistem norma dan kerjasama, organisasi ekonomi, alat-alat lembaga pendidikan, organisasi kekuatan.
C. Kluckhon menguraikan 7 unsur kebudayaan :
· peralatan dan perlengkapan hidup manusia,
· mata pencaharian dan sistem ekonomi
· sistem kemasyarakatan,
· bahasa,
· sistem pengetahuan,
· religi
Fungsi kebudayaan :
untuk melindungi diri dari alam, mengatur hubungan antar manusia juga sebagai wadah untuk menyatakan perasaan contuh seni tradisional, seni lukis dan seni ukir
2. NORMA
Norma adalah patokan prilaku dalam suatu kelompok tertentu, norma memungkinkan seseorang untuk menuntukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan diambil oleh orang lain.
Unsur pokok norma:
A. cara , amat berperan di dalam hubungan antar individu didalam masyarakat.
B. kebiasaan , memiliki kekutan yang besar dari pada cara, karna kebiasaan adalah perbuatan berulang-ulang dalam bentuk yg sama
C. tata kelakuan, merupakan kebiasaan yang tidak semata-mata dianggap sebagai cara prilaku saja tetappi sebagai norma peraturan
D. Adat istiadat, memiliki kekuatan mengikatt yang paling kuat dari pada cara, kebiasaan, dan tata kelakuan.
3. LEMBAGA SOSIAL
Lembaga sosial sering juga disebut sebagai lembaga kemasyarakatan. Koentjoroningrat menyebutnya sebagai pranata sosial. Menurutnya pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kapada aktivitas-aktivitas individu untuk memenuhi kompleks2 kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat
Ciri-ciri lembaga sosial:
· Lembaga kemasyarakatan adalsh organisasi pola pemikiran dan perilaku yg terwujud melalui aktifitas masyarakat dan hasilnya
· Suatu tingkah kekekalan tertentu merupakan ciri2 dari semua lembaga kemasyarakatan
· Lembaga masyarakat mempunyai tujuan tertenntu tapi belum sesuai dengan fungsi lembaga yg bersangkutan
· L. masyarakat mempunyai perlengkapan yg dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga baesangkutan
· Lambang-lambang biasanya merupakan ciri khas dari lembaga kemasyarakatan
· Lembaga kemasyarakatan mempunyai tradisi tertulis ataupun tak tertulis
Macam-macam lembaga sosial:
A. Pranata yang memenuhi kebutuhan. Ex : perkawinan
B. Pranata yang memenuhi mata pencaharian. Ex : pertanian
C. Pranata yang memenuhi kebutuhan ilmiah manusia. Ex : penelitian
D. Pranata yang memenuhi kebutuhan pendidikan. Ex : SD, SMP, SMA
E. Pranata yg memenuhi keindahan rekreasi. Ex : seni rupa, drama dll
F. Pranata yg memenuhi perhubungan dangan Tuhan. Ex : masjid, greja
G. Pranata yg mengatur kehidupan berkelompok/negara. Ex: pemerintahan
H. Pranata yg mengurus kehidupan jasmaniah. Ex: kedokteran
4. PENGENDALIAN SOSIAL
Pengendalian sosial adalah mencakup segala proses baik yang direncanakan ataupun tidak, yang bersifat mendidik, mengajak atau bahkan memaksa warga masyarakat agar mematuhi kaidah atau nilai sosial yng berlaku.
Cara pengendalian sosial:
· Cara persusif : apabila pengendalian sosial ditekankan pada usaha mengajak atau membimbing
· Cara koersif : menekankan pada kekerasan atau ancaman dengan menggunakan atau mengandalkan kekuatan fisik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar